Whatever stories

hahahahaha…..

capek….. biasalah….  banyak kerjaan…. banyak pikiran….. dan semuanya banyak yang belum terselesaikan…..

apamami ini kodong…..

syukur masih ada Dia disampingku….

~~~

Kenapa yah….. ?????

hahahahaha… beberapa bualan… nda’ nulis blog….

sekarang aku dah bisa …. bikin website (anak sd juga bisa mah…. hehehehehe)
dikit HTML, apa lagi yah…. dah sempat jadi fotografer (hasilnya lebih banyak jelek daripada bagusnya)…..

Whatever stories… yg aku jalani dengan segala macam rasa…..
tetap berusaha untuk terus belajar ikhlas dan sabar…..
berusaha sedikit berubah (khususnya di  sisi  yg sering kali reaksionis)….
mmmmm… Reaksionis…. i like it ????? i didn’t like it ????? whatever ……
masih cerewet, masih banyak tingkah, masih nda’ jelas (DIA jadi korban),…. dan seterusnya…..

Untuk Dia …. yg sabar yah ………….;p!

~at Labkom 11.26, besok MUBES  ~

hopelesly….

" apa yang menjadi musuh terbesar kita…?"
" ketakutan terbesar kita ????"

-diri sendiri-

seorang kakak pernah memberi pesan… berubah untuk hal yang lebih baik itu bagus. Memang akan terasa sangat menyakitkan di satu sisi, di sisi lain mungkin ada hal yang lebih baik…

entahlah….. banyak harapan…. kata-kata… mimpi… yang tidak bernasib baik… mereka kulupakan bersama menetesnya keringat kebingunganku….

ada apa…?????

kenapa harus seperti ini…???/

sekali lagi entahlah… terlalu banyak pertanyaan dan pernyataan konyol yang kubuat sebagai pembelaan an pembenaran akan ketololan… entahlah… tolol atau tidaknya sepertinya aku tidak mengerti….

   sebulan sudah…..
aku memilikinya… begitu juga dia memilikiku….

harapan dan mimpiku semakin banyak… muluk-muluk….

bersamanya malaikat pembawa mimpiku yang baru….

-for my orion…. i’m yours-

mine orion…

hah…
haruskah kata2 dari stranggely beatiful itu aku ulang lagi….

"ini tentang rasa kata hati, rasa yang harus dikejar…"

aku merasa telah berani memilih dan menentukan langkah….!

Aku memilih dia, menceritakan semuanya kepadanya…..
konyol, gila, tapi berhasil aku selesaikan dengan baik….

tidak ada maksud apa-apa, mengikuti makna "Hari Kasih Sayang" atau apapun itu…
tapi malam itu…. ada kesempatan untuk mengakhiri semua pergulatan di pikiranku…

dan sekarang aku memilikinya….
separuh dari hatiku saat ini sepertinya hanya dia…
Orionku…
kenapa harus Orion….
mungkin aku mencoba untuk menyimbolkan dirinya…
meski sebenarnya dia lebih bahkan sangat….

jadilah temanku sahabatku, kekasihku…!
ajari aku….
temani aku dalam pencarian ini…

saat ini….
aku butuh dia….

katarsis 1

bla…bla…bla….

"…come around again… come around again…"

Jet-Come Around Again

"…dont go away… say what u say…"
dont go away-OASIS

"…i’ll be there as soon as i can…
unintended-muse

a nice song… menemaniku yang mencoba meleraikan perkelahian antara dua hal…

- Pikiranku (sok idealis padahal nothing, perhitungan untung rugi nda’ penting, ketakutan2 nda’ penting…)

- Perasaanku (masalah hati(nda’ jauh jauh ji, emosional, sok romantis…)

i’m stuck……

"ini tentang rasa kata hati, rasa yang harus kita kejar"

stranggely beautiful-Spidol Hitam

my earth,can i reach that star?

if i can,can i save it?

……………………..

my earth….
im with her know….
my orion…… my starlight…..

my earth…
im feel so different know…
since u go…

my earth….
i love u….

my earth….
i miss u….

mencarimu di dirinya adalah kesalahan…

aku tidak ingin melakukan itu…..

-saat bermimpi berada di pangkuanmu-

 

yg terlupakan….

Jumat 11 maret 2006

Saat semua sedang tertidur, semoga dengan mimpi indah.

Kucoba menulis bait-demi bait kata

Yang bisa menjelaskan keindahannya

Tapi aku tahu kalau yang aku tulis ini tidak bisa mewakilinya

omong kosong kalau indahnya bisa aku jelaskan

mengapa seorang dia, bisa sangat berpengaruh

kata-kata, perilaku, aku dan orang-orang disekelilingku

jatuh, tertatih, merayap mencari kembali aku yang hilang karena dia

dia objek yang membuatku menjadi subjek,

objektifitasku hilang entah kemana,

Aku mungkin bukan aku lagi karena dia

Aku ku berubah menjadi aku yang dia inginkan

Atau memang itulah aku yang sebenarnya

Kedalaman cinta

Dia, indahnya

Entah karena kenapa

Jawabannya tak kutemukan didalam mimpi

Dia, begitu indah

=> lanjut dengan menyanyikan PADI "Begitu Indah" (album Lain Dunia)

–stok lama tapi baru kutemukan di hardisk….. tentang dia yg masih "indah"–

be….???

"jika kau menginginkan sesuatu, seluruh alam raya akan membantumu wewujudkannya"
ALKHEMIS - PAULO COELHO

banyak yang bertanya kepadaku..
"what u want????"
sure… sangat susah untuk mencari jawaban atas pertanyaan itu….
mungkin karena aku terlalu serakah , tidak bisa menyebutkan apa saja yang aku inginkan. Atau terlalu bodoh  ,  tidak  ada yang aku inginkan…

Slowly… berjalan begitu saja selama ini. Semua pertanyaan.. sebagian terjawab sebagian  mengalir bersama keringatku yg tidak  berhenti mengalir…

"LET IT FLOW… IT WILL GLOW…"
-stranggely beautiful-indie  film-

"tidak usah  terlalu jauh, ingin menjadi kepala naga nyatanya  terjebak sebagai ekor naga. Lebih baik menjadi kepala cacing, bisa menghitung dengan jelas apa yang bisa dan akan kita miliki!"

kata seorang kanda ( k’ iccang ) yg malam itu berbagi cerita dan mimpi bersama kanda yang lain ( k’ ilo ) di ruang milik LFM. sedikit nguping pembicaraan, sambil pura-pura sibuk dengan Counter Strike-Condition Zero level Easy…..

Waw…. untuk kesekian kalinya aku merasa begitu kecil… Mereka berdua keren… asli….

sekarang aku berpikir tentang naga atau cacing…?????????

entahlah…..

yang aku tahu.. aku yang sekarang adalah karena aku yang kemarin… seminggu yang lalu… sebulan yang lalu…setahun yang lalu… lakukan…

Nuraniku

Nuraniku

First day - Friday, december 7th
2006

Setelah
melewati perjalanan yang seru nan tegang, kakimu menginjak tempat ini lagi.
Langit sudah mulai gelap. Sejenak beromantisme dengan nurani setahun kemarin.
Beban dan rasanya berbeda, jauh berbeda.

Aula
ini masih berdiri kokoh, warnanya sudah berubah. Pastinya baru selesai
direnovasi. Lantainya bukan ubin dari semen lagi, telah berganti keramik putih.
Malino, dengan suhu dingin dan pemandangan indahnya…. aku datang lagi…!

“Tidak
ada yang perlu dikenang coy!” alan memecah keheningan yang kuciptakan.

“sekedar,
mengingat hasil kerja keras teman-teman setahun kemarin” Ujarku.

2,
3, dan 4 Desember 2005, tiga hari penuh makna dalam hidupku. Tahun kemarin, aku
hanya bisa menunduk dan berkata “iya”. Bertopeng ketakutan, kepalsuan dan
keinginan memeluk dan membawa pergi semua teman angkatanku. Satu tahun lebih 6
hari aku berdiri di tempat ini lagi. Hari ini.. entahlah… aura yang timbul  sudah sangat berbeda. Posisi dan masaku telah
berganti, karena itu mungkin…!

Bingung,
tak tahu mau melakukan apa.Selanjutnya yang terasa saat berada di dalam aula.
Memandangi sekeliling dan sekali lagi beromantisme dengan diri sendiri. Tampakan
teman-teman 06 yang berlalu-lalang menyiapkan acara, para senior berbenah
bercanda dengan gaya, tempat, dan kelompoknya masing-masing.

Sembari
menunggu acara malam ini dimulai, setelah menaruh barang bawaan, aku memilih
menyibukkan diri berpindah-pindah. Menyapa, bercengkrama, dan bercerita dengan yang
lain. Terakhir, merebahkan tubuh kecilku diantara para saudara senasib dan
sepenanggungan (maksudna), meluapkan emosi bersama alunan nada gitar.

Sekitar
jam 10 kurang, “NURANI 2006” dibuka secara resmi oleh P’ Kahar. Meskipun apa
yang diucapkan P’ Kahar saat sambutan terasa sangat konyol dan menuai celaan
terselubung banyak peserta. Ada satu hal yang kuacungi jempol, PercayaDiri yang
sangat luar biasa. Saluto pak.

Doa
bagi semua orang mungkin tidak berguna lagi. Doa bersama yang biasanya hikmat,
malam ini hanya seperti sebuah keharusan dan permainan. Mungkin kita sudah
terlalu angkuh menjadi seorang manusia.

Persembahan
2006 dimulai.

Kreatif,
Seru, Lucu… tentang persembahan mereka. Rangkaian persembahan malam ini cukup
mampu menghidupkan suasana aula yang beku. Ada aura kegembiraan yang keluar
dari orang-orang. 2 Jempol untuk kerja keras mereka.

Tidak
semua orang itu sama, sebagian lagi memilih melancarkan serangan celaan atas
apa yang dipersembahkan teman-teman 2006. Disisipi teriakan-teriakan sok
berkuasa. Biar keren mungkin, atau biar kelihatan tampan, tapi betul-betul
tidak penting bagiku. Hal yang sedikit menggangu emosiku malam ini. Orang-orang
yang tidak tahu cara menghargai kerja keras orang lain. Whatever lah bos….
kita tong seng sebagai….! ha…ha…ha…. cuih…..!

 Larut malam.. saat udara semakin dingin saja.
Persembahan berakhir, perubahan suasana sangat terasa. Sudah tidak seramai
tadi.. gk asik neh…. banyak yang memilih terlelap. Semoga mereka masih bisa
bermimpi indah. Sisa malam ku habiskan disamping para guru, ayah, teman,
saudara sehati. Malam ini sangat indah meski jari-jariku beku. Bersama mereka,
ada kehangatan yang kurasa di dalam hati…………..

 

“Kamu bukan malaikat! Manusia
punya keterbatasan. Apapun usahamu, akan ada saja orang yang merasa tidak puas.
Itu pilihanmu, itu pilihan mereka….. jalani pilihanmu dan lakukan yang terbaik” 

 

Second day – Saturday, December
8th 2006-12-28

 

Mataku
dan tubuhku kupaksa bertahan. Kasihan, belum diberi kesempatan untuk
beristirahat. Dan mereka memang sudah terbiasa dengan itu.

Pagi
hari yang betul-betul menyenangkan, suara burung dari balik pohon, matahari
yang masih bersembunyi di balik bukit tapi telah terlihat cahayanya, kabut
putih diseberang gunung. Sungguh, hal yang jarang-jarang aku dapati.

“apa
bagus dinikin??????” seperti biasa, pagi hariku pun masih penuh kebingungan.
Sementara yang lain masih tertidur, ada yang sudah bangun sih tapi sibuk dengan
kegiataanya sendiri. Pilihanku jatuh pada aunan besi ditaman aula. Gila
ditempat sepertiini tidak akan membuatku malu, ndak adaji yang liat.

Sambil
bermain ayunan, aku mencoba menyanyikan beberapa bait lagu. Dengan lirik yang
tak sempurna, teriakan sedikit memaksa, fals semakin menyempurnakan indahnya
kegilaanku pagi ini. Dua orang anak kecil dengan pakaian seragam pramuka lewat
didepanku, memnadamg penuh pertanyaan. Aku tersenyum, dibalas dengan senyuman
tulus mereka.

“Raih
mimpimu, walaupun sekolah tidak bisa mengabulkan mimpi. Tapi setidaknya bisa
membantumu menggapai mimpi.” —- to be continued

……Iye’…….

Hidup yang kita jalani, adalah
pilihan, penuh pilihan. Segala sesuatu berawal dari kita memilih. Tidak memilih
pun adalah sebuah pilihan.

Lalu apa yang
pernah aku pilih dalam hidupku?

Aku
yang sering terjebak dalam kebingungan dan rasa ingin tahu. Menjadi manusia
beku diantara manusia-manusia api.

Berteman dengan ego dan rasa ingin
tahu, kujalani hidupku didunia pergaulan kampus yang penuh warna. Pengorbanan
itu perlu, hal yang pernah dikatakan orang disekitarku.

 

Menjadi pelayan itu sangat
berbeda dengan menjadi budak.

Seperti halnya kami yang
melayani anggota.

Menyapukan karpet-menyucikan
gelas mereka, membersihkan halaman liga, mengurus surat-surat, memendam
kepenatan hati, bahkan terpaksa tertawa getir agar setiap orang bisa bertahan.

 

Itu tidak mudah.

Pelajari-lah seni melayani,
seiring hidupmu tuk lalui umur.

Janganlah kau habiskan umurmu
tuk lalui hidup.

 

If de vousquea/Red
spider/if bhaltazar

(dari Jejak Langkah Satu Tahun LIGA FILM MAHASISWA UNHAS)

 

Aku
tidak pernah tahu, kenapa mengatakan kata tidak terasa begitu berat bagiku.
Setelahnya, aku harus menanggung dosa karena ketidak ikhlasanku atau karena
hanya berkata iya tapi kemudian terlupa akan hal itu.

iye’….  tertawalah jika menurutmu hal itu lucu… tapi seperti itulah yg diajarkan keluargaku… so shut your fucking mouth…

Masturbasi
dengan semua hal yang aku lakukan sendiri. Menyibukkan diri melakukan berbagai
banyak hal sendiri. Bekerja sudah seperti ekstasi. Tersenyum dan menyapa siapa
saja yang aku kenal dan temui. Lalu apa yang sebenarnya aku cari dari semua
itu…………….?

Dalam
hikayat Taiko sang pemersatu Jepang. Sang Hideyoshi yang berusaha mencari jalan
agar burung itu bisa berkicau. Menjadi pelayan yang senantiasa sabar dan patuh
melayani majikannya. Melaksanakan dan belajar dari seribu satu perintah sang
majikan. Kesetiaan akan rasa hormat, ingin tahu, dan tidak pernah menyerah. Sampai
akhirnya menjadi orang besar. Apa seperti itu ?

Aku
bangga bisa melayani…. melihat senyum manusia manusia yang berbagi tempat
dihatiku. Belajar untuk bersabar, ikhlas (walaupun sepertinya tidak ada yang
ikhlas di dunia ini).

Hebat,
Tampan, Cerdas, Kamu bakal sukses, dan kata-kata lain dipersembahkan untukku. Tenang……. besar kepala selalu
aku alami, bukan cuma kata-kata yang bisa mendekatkan hati. Jangan memuji untuk
sesuatu yang aku tak punya, omong kosong bagiku. Tapi terima kasih untuk itu.  (
aku masih diriku)

Terima kasih untuk semua kasih
sayang yang aku terima. Seperti apapun bentuk kasih sayang itu.

 

Untuk
“yang dekat denganku”:

Maaf telah menjadi orang yg memicu nilai-nilai
malas di kepala kalian meningkat (semoga hal ini tidak benar kawan)

Maaf kalau sekarang aku membiarkan
kalian sendiri, banyak hal yang membuatku merasa bersalah kepada kalian.

Jalan kita baru terbangun kawan, semeter pun kita belum kita tinggalkan.
Mungkin aku terlalu cepat menyerah, kecewa, …. maafkan aku…..!

—di atas bumi saat semuanya mulai semaunya… terserahlah… walaupun banyak kata yg menguap, tidak berakhir karya…—

home….

Untuk Bumi yang meninggalkanku…

 sampaikan salamku kepada Langit, aku sangat
merindukannya.

Aku tahu Bumi pun iya.

Setelah lama berpisah, kerinduan itu pasti
sangat indah.

 

Untuk Bumi

Aku tertatih tak tahu arah

Sayap yang kamu tanam belum tumbuh sempurna

Pelajaran terbangku pun belum selesai

Tapi pijakanku sudah pergi bersamamu kelangit.

 

Untuk bumi

Aku pernah menyia-nyiakan adamu.

Aku menangis

Aku menangis

Bumiku…..

Maafkan aku untuk itu.

Maafkan aku…….

 

Berdoa untukku Bumiku,

semoga terbangku kearah yang tepat

semoga sayap ini tidak tersia-siakan

 

Doaku untukmu 

Bumi dan Langitku

Jangan risau akan anakmu ini,

berbahagialah disana….!

 

Aku Rindu Kalian

refleksi

komputer dihadapanku.. bertuliskan " 12.25 AM " ….
ini berarti sekarang aku sudah bisa membakar kalender kusam dikamarku…..
haah…. kuhela nafas seikhlas mungkin…..
waktu memang tidak pernah menunggu….

diluar kamar persiapan perayaan masih berjalan mulus, kandang monyet yg biasanya hanya beraroma maskulin kali ini disisipi harum dewi surga…
ramai walau tidak meriah…..
biasa…..

setahun kemarin apa yg sudah aku lakukan….??????
tidak banyak….. sayang aku tidak bisa bermain denganmu sang waktu….
aku masih merasa kurang,,, atau mungkin akan selalu merasa kurang….

sedikit beromantisme
hal-hal terindah yang telah terlewati….
mencoba meraih mimpiku bersama malaikat pembawa mimpi yang telah aku tinggalkan….! maafkan aku…mungkin aku harus mencari malaikat lain yang akan aku tinggalkan juga (entahlah)..

semakin lambat, semakin malas, semakin bodoh, semakin tergesa-gesa, tidak teratur, kotor, pemarah……. dan semua sikap yg pasti aku sesali….
taun ini??????

untuk Bumi yang meninggalkanku dtaun kemarin……
maafkan aku yang bisanya hanya bertumpu padaMu……
bantu aku dengan doaMu…. dan sampaikan salamku pada Langit….
aku merindukan kalian…….

Next Page »